Data Pajak Mobil Tak Valid, Importir Mobil Mewah ‘Semprot’ Anies Baswedan!

Posted on



Beritaterheboh.com – Salah satu importir umum mobil mewah di Jakarta menyesalkan kesalahan data penunggak pajak yang diumumkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dia menganggap data yang salah bisa memicu kasus pencemaran nama baik.



“Itu termasuk aneh untuk sekelas Gubernur mengumumkan data yang tidak valid. Orang sudah bayar masih di-publish,” kata Presiden Direktur Prestige Image Motorcar Rudy Salim kepada CNNIndonesia.com, Jum’at (19/1).



Rudy sendiri berbicara mewakili konsumen yang nomor kendaraannya tercantum dalam data penunggak pajak. Padahal, pihak yang Ia kenal sudah jauh hari melunasi pajak, tetapi masih dianggap belum bayar pajak oleh pemerintah DKI Jakarta.



Ia menilai seharusnya Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta melakukan pengecekan sebelum menyerahkan data ke Gubernur Anies.



“Kenapa sekelas Gubernur mendapat data asal-asalan. Sudah bayar tiba-tiba di-publish beberapa hari lalu, itukan hal yang konyol. Sekelas Gubernur ngasih data begini, mau mimpin Jakarta. Data aja salah. Bagaimana dia mau ambil keputusan dari data yang salah. Kita tidak tau apa-apa, apa ini kebohongan publik atau pencemaran nama baik atau enggak,” kata Rudy menambahkan.



Baginya, kesalahan data akan menimbulkan kasus pencemaran nama baik.



“Untungnya memang ada yang belum bayar, coba kalau semua datanya salah. Orang sudah bayar malah diumumkan, kan sama aja pencemaran nama baik,” ungkapnya.

Lihat juga: Pelarangan Sepeda Motor Dinilai Tak Menabrak Hak Asasi



Sebelumnya, menyikapi banyaknya pengemplang pajak mobil mewah di wilayah DKI Jakarta, Anies mendesak agar para pemilik kendaraan tersebut segera memenuhi kewajibannya. 



Menurut Anies para pengemplang pajak telah menikmati fasilitas DKI Jakarta seperti jalanan bagus secara cuma-cuma tanpa membayar kewajiban pajak.



“Anda kan, sudah menikmati fasilitas, jangan tidak bayar pajaknya dong. Menikmati fasilitas ya harus bayar kontribusinya,” kata Anies, beberapa waktu lalu. 



Tercatat mobil premium yang terdata paling banyak menunggak pajak adalah Mercedes-Benz, Porsche, Toyota, Land Rover, BMW, Lexus, Ferrari, Lamborghini, Bentley dan lainnya yang jika ditotal ada sebanyak 24 merek. (asa/cnnIndonesia.com)


‘);
FB.XFBML.parse( );
});
//]]>

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *