17 Obat Rematik Alami Paling Ampuh untuk Menghilangkan Nyeri | Cantikitu

Posted on
Obat Rematik
Banyak yang menganggap kalau rematik dan asam urat itu merupakan penyakit yang
sama. Padahal dalam dunia medis mereka berdua sangatlah berbeda. Rematik adalah
penyakit kelainan autoimun yang menyebabkan sistem kekebalan justru menyerang
tubuh. Akibatnya, sendi yang terserang akan mengalami peradangan dengan gejala
rematik seperti berikut.
  • Sendi menjadi membengkak karena cairan yang menumpuk.
  • Terasa kaku, apalagi ketika pagi hari sehabis bangun
    tidur.
  • Memerah dan terasa cukup panas.
  • Terasa nyeri di semua bagian sendi tubuh. 
obat rematik alami paling ampuh



Lantas apa perbedaan asam urat dan rematik? Nah mungkin
pada awalnya akan sulit membedakan mana gejala rematik dan mana gejala asam
urat. Namun yang paling terlihat jelas, ialah asam urat hanya menyerang bagian
sendi tertentu saja, sedangkan rematik menyerang hampir diseluruh bagian tubuh
secara bersamaan.


Sementara itu dilihat dari segi penyebabnya, asam urat
disebabkan karena meningkatnya kristal asam urat dalam tubuh dikarenakan
makanan berpurin yang terlalu banyak kita konsumsi. Sedangkan penyebab rematik sampai
sekarang belum diketahui secara pasti. Tapi yang jelas, rematik menyebabkan
sistem imun justru menyerang sel tubuh yang sehat sehingga menyebabkan radang
sendi.


Obat Tradisional
Rematik dari Bahan Alami Terbaik untuk Atasi Nyeri


Hingga sekarang sebenarnya belum ditemukan obat yang bisa
menyembuhkan rematik secara total. Sebagai penderita, kita hanya bisa
mengurangi gejala yang muncul seperti menyembuhkan nyeri, mencegah kerusakan
sendi, dan meningkatkan fungsi gerak sendi. Berikut beberapa obat rematik alami
yang bisa Anda pilih salah satunya.


obat rematik jahe esti muhammadiyah

Mahasiswa Jurusan Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS), Esti Rahayu, mengolah jahe untuk
dijadikan balsem yang berguna untuk menghilangkan nyeri dan rematik pada tubuh.



Menurutnya, balsem jahe memiliki banyak keunggulan
dibanding balsem lain. Jahe memiliki antinyeri dan antiradang yang dapat
mengobati rematik. Selain itu, jahe juga mempunyai aromaterapi yang khas
sehingga tidak menyebabkan mual.


Esti juga mengatakan kalau proses pembuatan balsem
rematik ini sangatlah sederhana sekali. Nah bagi Anda yang penasaran berikut
tutorial selengkapnya.


Cara mengobati
rematik dengan balsem jahe alami:

  • Sediakan jahe yang masih segar seperlunya. Kupas dan cuci
    hingga bersih.
  • Parut jahe yang sudah disiapkan tadi, lalu peras dalam
    sebuah wadah.
  • Diamkan selama kurang lebih semalaman.
  • Setelah itu oleskan ke bagian sendi yang bermasalah secara
    merata.
Lidah buaya identik dengan bahan alami yang sering
digunakan untuk perawatan rambut dan menghilangkan bekas luka. Padahal, dalam lendir lidah buaya ini terkandung anti-inflamasi
tinggi yang dapat mengurangi radang sendi akibat rematik. Anda pun bisa memakai
lidah buaya sebagai obat rematik secara rutin, karena memang bahan alami ini
tidak menimbulkan efek samping sama sekali.


Cara mengobati
rematik dengan lidah buaya:

  • Ada dua cara menggunakan lidah buaya. Pertama, Anda bisa
    mengoleskan gel lidah buaya secara langsung ke sendi yang bermasalah.
  • Yang kedua Anda bisa membuatnya menjadi jus segar.
    Caranya, pisahkan gel lidah buaya lalu blender sampai halus. Tambahkan gula
    seperlunya dan minum sebelum tidur.
  • Sebaiknya terapkan keduanya untuk memperoleh hasil
    terbaik.
Napas bau mungkin menjadi salah satu alasan kenapa banyak
orang tidak suka mengonsumsi bawang mentah. Padahal salah satu bumbu dapur
populer ini memiliki banyak khasiat, salah satunya mengobati rematik pada
perempuan.


Baru-baru ini penelitian dilakukan dari King College dan University of
East Angelia
 di
Inggris
yang didanai dengan Arthritis Research Britain, penelitian
tersebut melibatkan sekitar 1000 perempuan yang belum terkena rematik.


Pemeriksaan menggunakan sinar X membuktikan, perempuan
yang sering mengonsumsi bawang putih memiliki struktur tulang yang lebih baik.
Pemilik struktur tulang yang sehat dapat menurunkan risiko munculnya gejala
rematik.



Ternyata bawang putih memiliki kandungan antiradang yang
cukup baik dalam menghambat produksi sitokinin, yakni suatu zat yang berperan
dalam memicu peradangan sendi. Oleh sebab itu, jangan lewatkan satu siung
bawang setiap hari.




Bahan aktif dalam kunyit, yakni kurkumin, telah terbukti
efektif dalam mengurangi pembengkakan dan nyeri pada rematik. Selain itu,
sebuah studi yang dipublikasikan di AAPS Journal menemukan bahwa produk yang
terdapat dalam kunyit, yang disebut BCM-95, lebih ampuh dalam mengurangi rasa
sakit akibat peradangan dibandingkan dengan obat antiradang di apotik yang
sering digunakan untuk mengatasi rasa nyeri. Berikut cara meramunya.



Cara mengobati
rematik dengan kunyit alami:

  • Kupas dan cuci bersih kunyit secukupnya.
  • Haluskan kunyit tersebut dengan memblender atau
    menumbuknya.
  • Keringkan dengan bantuan sinar matahari.
  • Ambil bubuk kunyit sebanyak satu sendok teh kemudian
    campur bersama teh hangat.
  • Minumlah teh tersebut secara rutin sebelum tidur untuk
    mencegah kaku sendi ketika bangun pagi hari.

Note: untuk hasil
terbaik Anda juga bisa menambahkan bubuk jahe kedalam teh.


5.
Minyak ikan

Komponen utama yang sangat dibutuhkan oleh tubuh adalah
omega 3 yang termasuk dalam salah satu lemak sehat. Kim Larson, RD, ahli gizi
di Amerika Serikat kandungan omega 3 paling banyak ditemukan dalam ikan tuna
dan mackarel. Omega 3 dapat mengurangi gejala rematik seperti nyeri sendi dan
mencegah peradangan kronis yang disebabkan oleh kondisi tubuh.


Akan tetapi saat ini beberapa ikan mengandung merkuri
yang cukup tinggi, sehingga bukannya menyembuhkan justru memperburuk keadaan.
Sebaiknya konsumsi minyak ikan yang sudah dalam bentuk kemasan. Karena biasanya
sudah teruji secara klinis akan kandungan di dalamnya. Selain itu, hindarilah
mengonsumsi ikan yang setengah matang seperti pada sushi.


Kayu manis selama ini mungkin hanya digunakan dalam
masakan. Padahal, kayu manis juga dapat melawan segala jenis peradangan. Biasanya
kulit kayu manis dimasukan dalam makanan atau diseduh agar menjadi teh herbal.
Apabila dikonsumsi secara rutin bahan ini berkhasiat untuk mengobati rasa sakit
dan nyeri terutama ketika musim dingin tiba.


Roofener, peneliti analisis fitkomia pada kayu manis,
mengatakan bahwa kayu manis dapat mengurangi gejala rematik seperti peradangan
bila digunakan dalam dosis yang sesuai. Namun juga wajib berhati-hati, sebab
penggunaan berlebihan dapat memicu penggumpalan darah dan mengganggu kerja
pengencer darah.


Sebenarnya lada hitam sudah digunakan sejak dulu kala
sebagai obat rematik tradisional oleh nenek moyang. Menurut data yang
diterbitkan oleh Arthritis Foundation, lada hitam memiliki kandungan capcaisin
yang mirip pada cabai. Kandungan ini bersifat panas serta mengandung antiradang
sehingga dapat mengurangi gejala rematik seperti nyeri dan kesemutan.


Untuk mengobati rematik dengan lada hitam caranya
sangatlah mudah. Anda bisa menaburkan lada hitam bubuk kedalam setiap makanan
kesukaan atau masakan favorit Anda. Namun perlu diingat, pastikan tidak
mengonsumsi lada hitam melebihi 1 gram/hari. Konsumsi berlebihan justru dapat
menyebabkan masalah baru seperti diare, iritasi mata, hingga bengkak.


Teh hijau kaya akan kandungan katekin, yaitu sebuah
senyawa penting dalam melawan rematik. Studi terbaru memantau orang-orang
penderita rematik yang mengonsumsi teh hijau selama kurang lebih enam bulan.
Para peserta tersebut juga melakukan latihan fisik seperti berlari diatas
treadmill selama 60 menit, tiga kali sehari.


Studi tersebut mampu membuktikan kalau olahraga dan
konsumsi teh hijau dapat mengurangi gejala rematik. Namun perlu dicatat,
konsumsi teh hijau dapat mengurangi reaksi obat-obatan tertentu. Oleh sebab
itu, sebaiknya jangan konsumsi teh hijau bersama dengan obat rematik alami
lainnya.


9.
Kapur sirih dan mustard oil


Berbicara mengenai obat rematik tradisional, tak akan
lengkap rasanya apabila tidak memasukan kapur sirih dan mustard oil. Kedua bahan
alami ini sudah dikenal sejak dulu sebagai obat oles untuk mengobati rematik,
nyeri sendi, dan bahkan kaku. Selain rematik, ramuan ini juga efektif untuk
melancarkan peredaran darah kita. Berikut tutorial meramu selengkapnya.


Cara mengobati
rematik dengan kapur sirih dan mustard oil:

  • Sediakan minyak mustard secangkir dan kapur sirih 10
    gram.
  • Didihkan kapur sirih dengan minyak alami tersebut sampai
    tercampur rata.
  • Diamkan sejenak agar sedikit lebih dingin. Lalu oleskan
    keseluruh bagian persendian Anda yang saat ini sedang bermasalah.
  • Baca selengkapnya manfaat daun sirih.
10.
Brotowali


Brotowali obat rematik tradisional


Meskipun memiliki rasa yang lumayan pahit. Namun
brotowali memiliki khasiat yang luar biasa dalam mengatasi peradangan tulang
dan sendi. Selain itu, ia juga diperkaya dengan kandungan antiporotik yang
dapat meningkatkan kepadatan tulang serta kandungan imunologi yang dapat
memperabiki sistem kekebalan.


Cara mengatasi
rematik dengan brotowali alami:

  • Cuci bersih dua ruas brotowali kemudian masukan dalam
    panci.
  • Rebus brotowali tadi dengan menggunakan 2 gelas air
    sampai mendidih dan menyisakan 1 gelas saja.
  • Saring air rebusan tadi. Untuk mengurangi rasa pahit Anda
    bisa menambahkan madu atau gula.
  • Minumlah secara rutin sehari sebanyak 2x dengan takaran
    1/2 gelas per minum.
Studi penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Arthritis & Rheumatism meneliti
sebanyak 633 partisipan yang dianjurkan untuk mengonsumsi setidaknya 20 ceri
dalam dua hari. Hasilnya, mereka yang mengonsumsi ceri memiliki risiko terkena
gejala radang sendi yang lebih rendah.


Manfaat ceri tidak hanya sampai disitu saja. Buah ini pun
juga memiliki kandungan antioksidan tinggi yang dapat membantu menangkal
radikal bebas penyebab kerusakan sel. Jadi, hanya konsumsi buah ceri saja Anda
dapat dua manfaat sekaligus.


Satu lagi salah satu bahan masakan yang bisa digunakan
sebagai obat rematik alami. Yup, daun seledri. Daun ini mengandung anti-inflamasi
tinggi yang dapat mengobati rematik yang disebabkan karena peradangan sendi.
Untuk memperoleh manfaatnya, Anda bisa mengonsumsi daun seledri sebagai
lalapan. Makanlah daun seledri dalam keadaan mentah agar khasiatnya semakin
terasa.


Dikutip dari jogja.tribunnews.com, daun pandan wangi
ternyata bisa digunakan untuk mengobati rematik dan asam urat sekaligus. Bahkan
pegal linu akibat terlalu kecapekan pun bisa diatasi dengan menggunakan daun
herbal ini. Langsung saja simak berikut ini untuk membuat obat rematik alami.


Cara mengobati
rematik dengan daun pandan:

  • Sediakan 3 helai daun pandan yang masih segar, lalu cuci
    bersih.
  • Seduh dengan 1/2 cangkir minyak kelapa yang sudah
    dipanaskan.
  • Dinginkan sejenak, lalu gosokan merata ke bagian yang
    bermasalah.
Sebetulnya daun sirsak termasuk salah satu obat asam urat tradisional, tapi karena
gejalanya hampir mirip jadi Anda pun bisa menggunakannya untuk mengatasi
rematik. Daun sirsak mengandung antiradang, antinyeri, dan antibakterial yang
baik untuk kesehatan.


Cara mengobati
rematik dengan daun sirsak:

  • Sediakan 10-15 lembar daun sirsak yang masih segar.
    Bersihkan daun tadi sampai benar-benar bersih.
  • Rebuslah dengan menggunakan 3 gelas air sampai mendidih
    serta menyisakan 2 gelas air saja. Saring air rebusan tersebut.
  • Minumlah rebusan obat rematik ini secara rutin 2x sehari.
Note: untuk
penderita batu ginjal sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter.
Daun kumis kucing mengandung diuretik tinggi yang dapat
melarutkan asam urat berlebihan penyebab radang sendi. Segala jenis gejala
rematik seperti nyeri, radang, hingga kesemutan pun bisa diobati dengan daun satu
ini. Selain itu, ia juga mengandung kalium yang dapat membantu melarutkan
kotoran penyebab batu ginjal. Untuk hasil optimal sebaiknya kombinasi dengan
bahan alami lain.


Cara mengobati
rematik dengan daun kumis kucing:

  • Cuci bersih 10 gram daun kumis kucing kering dan 20 gram
    daun kumis kucing basah. Serta siapkan 5-10 gram jahe.
  • Memarkan jahe kemudian campurkan bersama dengan semua
    bahan. Kemudian rebus menggunakan 1 liter air sampai tersisa setengahnya.
  • Minumlah air rebusan herbal tersebut secara rutin di
    pagi, siang, dan sore hari.
Tahukah Anda dengan bunga satu ini? Yup, bunga rosella
ternyata mengandung protein essensial yang dapat memperkuat tulang,
meningkatkan kepadatan tulang, dan mencegah kerusakan tulang akibat gejala
rematik ataupun asam urat.


Untuk mendapatkan manfaat bunga rosella tersebut kita
dapat membuatnya menjadi teh. Caranya sediakan 5 kelopak bunga rosella, cuci
bersih kemudian seduh dengan menggunakan 200 cc air panas. Sebagai pemanis Anda
bisa menambahkan gula atau madu seperlunya. Lalu minumlah secara rutin.


17.
Kompres dengan air hangat


obat rematik alami kompres air hangat

Pertolongan pertama yang bisa Anda lakukan untuk
mengatasi gejala rematik ialah dengan menggunakan kompres air hangat. Menurut para
ahli, kompres air hangat dapt membuat vasolidalatasi
(pelebaran pembuluh darah) yang berguna untuk mendatangkan zat-zat yang
berguna untuk proses penyembuhan radang.



Namun sebaiknya kompres air hangat dilakukan ketika tidak
terjadi pembengkakan. Sebab bila dilakukan ketika bengkak justru akan
memperburuk keadaan. Sedangkan ketika persendian bengkak, Anda bisa kompres air
dingin. Lakukan hingga radang sendi membaik dan tidak terasa sakit lagi.


Itulah sajian informasi seputar obat rematik alami yang
bisa kami share kali ini. Anda tidak perlu mengonsumsi semua obat tradisional
rematik diatas. Cukup pilih salah satu mana yang menurut kalian masing-masing
paling mudah diterapkan. Pada dasarnya semua memiliki khasiat yang sama
besarnya.
Semoga bermanfaat dan jangan lupa share. Karena keajaiban
bisa muncul dari kita yang suka berbagi kepada sesama. 😇


Artikel Terkait

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *