Miris! Video soal Biaya ICU Rp 15 Juta Jadi Viral, Keluarga Pasien Malah Dilaporkan ke Polisi

Posted on



Beritaterheboh.com –  Seorang pengguna akun Facebook bernama Udhy Hsa dilaporkan ke polisi oleh para perawat RSUD Polewali Mandar.



Udhy dituding telah mencemarkan nama baik para perawat usai mengunggah video keluhan biaya perawatan pasien di ICU rumah sakit tersebut.



Dilansir Tribun-Video.com dari Kompas.com, Udhy mengaku tak takut jika kasus tersebut akan ditindaklanjuti.



Melalui video itu, ia hanya ingin mengungkapkan keluh kesahnya karena tak mampu menanggung biaya yang besar.



Video yang diunggah pada Sabtu (3/2/2018) tersebut memperlihatkan keluarga pasien yang menanyakan kisaran biaya rawat di ICU.



Perawat menyebutkan biaya bisa mencapai Rp 15 juta per hari.



Keluarga pasien merasa tak mampu karena biaya perawatan juga tidak ditanggung oleh BPJS.



Dikarenakan pasien yang dirawat mengalami kecelakaan.



Mereka hanya akan mendapat biaya tanggungan dari BPJS senilai Rp 20 juta.



 



 Delapan perawat yang tergabung dalam Ikatan Perawat di RSUD Polewali Mandar merasa nama baiknya dicemarkan dengan beredarnya video yang diunggah oleh pemilik akun Facebook atas nama Udhy Hsa.

Mereka lalu melaporkan pemilik akun secara resmi ke Polres Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (8/2/2018).



Kasat Reskrim Polres Polewali Mandar AKP Niki Ramdhany membenarkan pihaknya telah menerima laporan delapan perawat dari RS Polewali Mandar, Kamis lalu.



Niki menyatakan, polisi telah menerbitkan surat perintah penyelidikan atas kasus ini untuk mendalami kasus ini. Rencananya, pihak penyidik Polres Polman akan segera memanggil para pihak untuk diperiksa sebagai saksi secara bersamaan di Mapolres Polewali Mandar pekan depan.



“Laporan dugaan pelanggaran Undang-undang Transaski Elektronik ITE yang diadukan perawat rumah sakit Polewali Mandar sudah kami terima secara resmi dan kami akan periksa para pihak untuk mengetahui duduk perkaranya,” kata Niki saat dihubungi, Minggu (11/2/2018).



Menurut Niki, para perawat itu belum melaporkan konten video viral yang berjudul “ICU 15 Juta/Hari Mahal Ki”.



“Yang dilaporkan itu pemilik akun atas nama Udhy Hsa, soal konten percakapan pro kontra dari warga netizen yang dinilai ada unsur fitnahnya dan lainnya belum dilaporkan,” ungkap Niki.



Sementara itu, Direktur RSUD Polewali Mandar dr Syamsiah mengatakan tidak tahu soal laporan para perawat itu ke polisi.



Menurut Syamsiah, para perawat tersebut pernah menyampaikan masalah ini kepada pihak rumah sakit, tetapi rumah sakit menolak campur tangan.



Tak takut



Pemilik akun Facebook Udhy Hsa yang dihubungi, Minggu (11/2/2018), terkait laporan para perawat ke polisi terkait videonya sudah mengetahui kabar bahwa dirinya dilaporkan ke polisi melalui keluarga yang membaca di medsos. Udhy juga mengaku sudah dihubungi petugas Polsek Campalagian terkait laporan tersebut.



Udhy mengaku merekam pengakuan dokter jaga dan mengunggah ke media sosial tersebut agar pihak berwenang merespons keluhan keluarga pasien kurang mampu yang tak sanggup membayar biaya hingga Rp 15 juta per hari seperti disampaikan dokter jaga berulang kali kepada pihak keluarga pasien.



“Petugas rumah sakit menyampaikan permintaan pembayaran Rp 15 juta per hari itu ke keluarga pasien berulang kali, bukan sekali,” tutur Udhy.



Udhy menyatakan, dia siap mempertanggungjawabkan isi atau konten video yang viral tersebut. Menurut dia, isinya tidak mengandung nada penghinaan atau pencemaran nama baik pihak tertentu.



Bagi Udhy, video yang diunggahnya itu merupakan hak publik atau hak pribadinya sebagai warga negara yang juga berhak merekam bukti percakapan yang menyangkut keluarganya.



Melalui akun facebook nya Udhy Hsa tampak menulis soal mencari kebenaran dan keadilan.









Beritaterheboh.com/Tribunnews.com

‘);
FB.XFBML.parse( );
});
//]]>

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *