Tetangga Bongkar Perilaku Anak Elvi Sukaesih hingga Alasan Memakai Narkoba

Diposting pada

Beritaterheboh.com – Banyak pihak yang tidak menyangka putra-putri Elvy Sukaesih terjerat kasus narkoba.Baik itu di kalangan pengguna media sosial maupun para tetangga di sekitar kediaman sang Ratu Dangdut Indonesia itu.

Total ada lima orang yang diciduk polisi di rumah Elvy Sukaesih. Mereka terdiri dari Dhawiya Sazia dan tunagannnya, Muhammad.



Kemudian kedua kakak Dhawiya, Syehan dan Ali Zaenal Abidin. Satu lagi adalah istri Syehan yang tengah hamil 6 bulan, Chauri Gita.Seorang tetangga yang rumahnya berada di belakang rumah Elvy mengaku prihatin dengan musibah yang menerpa keluarga pedangdut itu.

Pasalnya, Elvy Sukaesih selama ini dikenal baik dan kerap berinteraksi dengan tetangga.

“Saya kasihan dengan umi, orangnya baik dengan warga sekitar, tapi anaknya seperti itu,” kata warga RT 01 RW 05, Cawang, Jakarta Timur itu, mengutip dari TribunJakarta.

“Kasihan umi, pasti tidak menyangka ketiga anaknya seperti itu (menggunakan narkoba),” tambahnya.

Menurut pengakuan warga tersebut, hubungan Elvy Sukaesih dengan tetangga tergolong baik-baik saja.




Hanya saja, tambahnya, perilaku sang Ratu Dangdut itu berbanding terbalik dengan anak-anaknya.”Kalau interaksi umi dengan warga baik, hanya anaknya yang jarang bergaul dengan warga,” ujarnya.

Ia menambahkan, anak-anak Elvy Sukaesih memang diketahui tinggal dalam satu atap, yaitu di rumah sang ibu.




Menurut tetangga tersebut, dari semua anak Elvy, adalah Syehan yang cukup sering berinteraksi dengan warga sekitar.”Paling hanya Syehan yang sering nongkrong dan ke warung, itupun tidak sering,” tambahnya.

Detik-detik penangkapan

Lima unit mobil membawa polisi mendatangi rumah Elvy Sukaesih yang berada di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Jumat (16/2/2018) dini hari.

Firmansyah, seorang tetangga Elvy Sukaesih sempat menyangka mobil tersebut diisi oleh wartawan yang mengantarkan Ummi, sapaan warga kepada Elvy.

Tetapi justru, yang keluar dari mobil adalah sekumpulan pria berbadan tegap dan mengenakan pakaian serba hitam.

“Kita lagi nongkrong, saya pikir wartawan. Eh pas keluar enggak tahunya polisi. Lima mobil datangnya. Satu mobil di depan, empat mobil di belakang,” urainya saat ditemui di kediaman Elvy Sukaesih, Jakarta, Jumat (16/2/2018), dikutip dari Tribunnews.

Polisi-polisi tersebut sempat menanyakan lokasi persis rumah Elvy.



Mengingat, rumah tersebut memanjang ke belakang dengan pintu gerbang yang berada di dua gang berbeda.

Dia menjelaskan polisi masuk ke rumah Elvy melalui pintu belakang rumah.

Pasalnya, aktivitas masuk keluar di rumah Elvy memang ‎lebih banyak melalui pintu belakang. 


Penggerebekan berlangsung selama satu jam

Penggerebekan berjalan sekitar satu jam sejak pukul 01.30 WIB sampai 02.30 WIB.

Tidak lama kemudian, Firmansyah hanya melihat seorang anak
ratu dangdut yang bernama Syehan memasuki mobil polisi secara tergesa
mengenakan topi.


Baru tahu terdapat empat orang lainnya, termasuk Dhawiya diangkut polisi, beberapa saat setelah kejadian berlangsung.


Elvy Sukaesih panik

Elvy Sukaesih tak mengetahui pasti ketika polisi menangkap ketiga anak dan satu menantunya lantaran kepemilikan narkoba.

Elvy tiba ketika polisi sudah mendatangi dan menangkap mereka.

“Pas sudah banyak polisi, baru Umi Elvy datang dengan muka panik dan langsung masuk rumah,” cerita ujar Firmansyah kemudian.


“Sekitar setengah tiga sudah pada berangkat lagi mobilnya
(mobil polisi). Tapi habis itu Umi Elvy enggak kelihatan di luar,”
lanjutnya.
 Alasan Tiga Anak Elvi Sukaesih Konsumsi Sabu

 Polisi menyebutkan Dhawiya Zaidah, putri bungsu pedangdut Elvi Sukaesih dan saudara-saudaranya serta kekasihnya, Muhammad mengaku mengonsumsi sabu untuk kenyamanan semata.

“Untuk kenyamanan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Sabtu, 17 Februari 2018.

 Terkait berapa lamanya mereka telah memakai sabu, hingga kini polisi masih mencari tahu. Sebab, keterangan mereka ke polisi kerap berubah-ubah.

“Sampai sekarang juga belum dapatkan. Apakah sudah sering atau kapan, belum ngomong. Semuanya belum ngomong,” katanya.

Berdasarkan pengakuan mereka, Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Jean Calvin Simanjuntak menambahkan, selain untuk kenyamanan, para pelaku juga mengaku mengonsumsi sabu untuk kesenangan semata. “Untuk sementara untuk kesenangan,” kata Calvin.

Dhawiya dan dua kakaknya, Ali Zaenal Abidin dan Syehan, ditangkap polisi di rumah mereka di Jalan Usaha Nomor 18, Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur, Jumat, 16 Februari 2018. Selain mereka, polisi juga membekuk Muhammad, kekasih Dhawiya, serta menantu Elvi, Chaurita yang tengah hamil 6 bulan.(*)

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *