Terungkap! Jejak Digital Haikal Hassan, Ustadz yang Diundang Telkomsel Ini Pernah Bicara Soal Ahok Sampai Melaknat Ketum PBNU

Diposting pada



Beritaterheboh.com – Ternyata Haikal Hasan Ustadz  yang diundang Telkomsel untuk mengisi Kajian Dzuhur Ramadhan di Masjid Tarqiyah Taqwa milik Telkomsel memiliki rekam jejak digital yang buruk.



Ustad  tersebut pernah mengeluarkan pernyataan lewat akun twitternya @haikal_hassan yang berisi fitnah mengenai isi Alkitab, kitab suci saudara-saudara Kristen kita.



Dalam twit tersebut Hasan Ustadz melampirkan sebuah foto Ahok dan teman-temannya, dalam foto tersebut digambarkan jika umat Kristen hanya memilih pemimpin yang seiman, padahal dalam kenyataannya tidak seperti itu, bahkan dalam pemilihan kepala daerah Jakarta lalu, banyak saudara-saudara Kristen yang memilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sebagai kepala daerah di ibu kota Indonesia tersebut.


Seorang netizen bernama gideon sihombing lewat akun twitternya @gideonsihombin9 kemudian membantah dan bahkan membungkam pernyataan Haikal Hasan yang sepertinya memang tidak tau mengenai ajaran Kristen, karena yang dipakai ustad  itu hanya potongan-potongan ayat dalam Alkitab.



“Om Tante Kalau tidak Tau Agama Kristen jgn Sok Tau Pakai Ayat Kitab Suci Kami utk Fitnah & Adu Domba

@haikal_hassan”





Walaupun sudah dibantah oleh gideon sihombing masih tetap coba mempertahankan argumennya, sudah salah tapi masih ngotot.



“dik, dimana fitnahnya? bukan juga sok… itu kutipan renungan harian GPdI Gloria Pamona. sbb:”


Padahal artikel tersebut tidak menuliskan untuk memilih pemimpin seiman, tapi soal kepemimpinan rohani, bukan kepemimpinan politik




.
.



Tercyduk men RT postingan tagar ganti presiden 

. .Bahkan haikal Hassan juga menyumpahi ketum PBNU

.
.

.
.

.
.

Dari kumpulan twit tersebut sangat jelas kalau Haikal Hasan Ustadz menyebar kebencian lewat postingannya.



Ustad-ustad  seperti ini semakin menjamur di Indonesia, di negara yang masyarakatnya mulai malas membaca buku, hanya terlena dengan kemudahan mencari informasi di dunia maya, yang kita semua tau tidak semua orang yang dipanggil ustad dan sering bolak balik masuk televisi itu punya ilmu dan kapasitas untuk menyampaikan ceramah kepada umat, bukannya memberi pencerahan mereka justru membuat ummat resah dan terbelah hingga bergesakan sesama ummat dan dengan agama yang lain.



Celakanya pihak Telkomsel sebagai penyelengara Kajian Dzuhur tersebut sepertinya telah tersusupi gerombola-gerombolan  anti pemerintah yang sah, anti dasar negara Pancasila dan UUD 1945, sehingga tidak bisa memfilter mana Ustad yang dapat benar-benar menuntun ummat ke jalan yang benar, atau sebaliknya.(Melekpolitik.com / beritaterheboh.com)

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *