Setelah Viral, Andi Arief Menyangkal Cuitannya. Simak, Ini Dia Bukti Valid Andi Arief Cuitkan Teroris Adalah Peliharaan Istana!

Diposting pada



Beritaterheboh.com – Muncul perang cuitan antara Ketua Progres 98 Faizal Assegaf dengan Ketua DPP Demokrat Bidang Pemberantasan Korupsi dan Mafia Hukum Andi Arief. Perang tersebut dipicu oleh cuitan Andi yang menyebut munculnya terorisme di Indonesia disebabkan oleh ‘cebong-cebong’ Istana.



Meski sudah dihapus, namun rupanya postingan tersebut sempat tertangkap oleh Faizal. Faizal pun mempertanyakan mengapa postingan tersebut dihapus dan meminta Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono untuk memecat Andi.

“Pak @SBYudhoyono, saya beri wkt 3X24 jam agar yg bersangkutan ditindak tegas, dipecat. Jika tdk, Senin oknum tsb akan kami sertakan dlm daftar aduan ke Polri,” cuit Faizal, Kamis (17/5).






.
.

Ancaman Faizal pun langsung ditanggapi oleh Andi Arief. Dalam cuitan balasannya, Andi yang tak membantah menghapus cuitan karena bukan dirinya yang mencuitkan tulisan itu.


.
.

Andi juga mempersilakan Faizal untuk langsung melaporkannya tanpa perlu mengeluarkan ancaman terlebih dahulu.



“Kalau mau ngadu silahkan aja @faisalassegaf, jangan pake ngancem 3X24 jam, udah kayak teroris aja main ancem pake deadline. Dasar cebong dadakan,” cuit Andi, di hari yang sama.



Dalam tweetnya yang lain, Andi bahkan meminta @faisalassegaf melaporkan dirinya kurang dari 3×24 jam ke polisi.



“Silahkan lapor  yang merasa cebong. Tanpa harus menunggu 3 x 24 jam. Kalau tamu memang harus lapor RT 1 x 24 jam wkwkwk,” kicau Andi, Kamis (17/5/2018) malam.





Lalu apakah benar alibi Andi Arief bahwa itu bukan cuitannya?





.Akun @Nanaa_rosaa membalas pedas:

Apanya yg rekayasa ?!

Sy lihat twit kamu kok.

Kamu sendiri yg ganti username.

Lihat twit fitnah kamu dg username awal @andiarief__  di jam 13.40. 

Lalu ditwit rekayasa kamu dg username @AndiArief__ di jam 20.22.

Terlihat jelas kamu mengganti username nya !!

Licik jg kamu ya !!





Menurut pernyataan Andi Arief twit provokasi tersebut beda huruf user name. jadi bukan akunnya?



Hal ini dikuatkan dengan twitwar Andi arief dan Akun Dede Budiyarto


.
.


.


Mari kita buktikan dengan mengcek di Twitter.id.

Nah di Twitter ada satu hal yang tidak berubah walau username mereka telah diubah berapa kali pun, hal ini adalah Twitter User ID number. User ID number adalah nomor identifikasi unik untuk setiap akun di Twitter dan tidak ada user id yang sama. Jadi selama pengguna Twitter masih menggunakan akun yang sama walaupun telah mengubah username, maka masih bisa anda lacak.



Ketika mengetik  @andiarief_user ID yang muncul => 1893133152



dan ketika mengetik @AndiArief_ user ID yang muncul => 1893133152






Jadi user id kedua akun diatas adalah SAMA.



Anda pun bisa mencobanya dengan akun masing-masing!



Tapi melihat dua cuitan terakhir Andi Arief sepertinya beliau ini tipikal yang kukuh mempertahankan pendapatnya.



Mari kita lihat bukti berikut ini:



Cara mencari cuitan yang sudah dihapus sebenarnya gampang, anda tinggal menuliskan cuitan tersebut di google.



Andi Arief on Twitter: “nyebab munculnya teroris ya cebong cebong peliharaan istana sebenernya”









Kalau di klik langsung tentu saja tidak akan muncul cuitan tersebut…



https://twitter.com/Zumpio/status/997072591490768896



Karena cuitan tersebut sudah dihapus



Namun setidaknya yang di RT akun Zumpio, status ID nya sama dengan yg si RT Faizal Assegaf 


Ini adalah tangkapan layar untuk status Zumpio, coba saja anda klik status Andi Arief dari akun  Zumpio dan status andi Arief dari akun Faizal Assegaf, nomor id nya adalah sama, /andiarief__/status/997003969334411264





Nah karena cuitan tersebut sudah dihapus maka untuk melihat cuitan sebelum dihapus anda tinggal klik CACHE yang tanda segitiga.




INI LINK CACHE NYA, ANDA BISA LANGSUNG TERHUBUNG. Akan tetapi link cache ini bisa saja akan dihapus. Jadi segera simpan!



https://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:iVZIU-WW5FAJ:https://twitter.com/Zumpio/status/997072591490768896+&cd=4&hl=id&ct=clnk&gl=id



Link cache ini adalah bukti valid kalau cuitan itu ada dan cuitan itu adalah milik Akun Andi Arief.

Akan tetapi setelah beberapa bukti diatas kemungkinan ngeyel Andi Arief bisa terjadi.

karena user name nya sudah berubah menjadi huruf besar, setelah sebelumnya huruf kecil.



Kita lakukan percobaan kecil, dimana menilik akun @Zumpio yang menjadi folowernya. Logikanya, ketika akun ini men RT cuitan cebong teroris istana dari Andi Arief artinya akun ini juga akan men RT cuitan sebelumnya.



Kita ambil cuitan tahun 2016. Mengapa mengambil cuitan tahun 2016?
Karena asumsinya akun andi arief baru saja diubah user name sehingga harus mengambil cuitan lawas.



Mari kita lihat!

kalau link cuitan tersebut diklik langsung maka akan muncul situasi kekinian dimana akun sudah berhuruf kapital



https://twitter.com/andiarief__/status/720521008029913088?lang=id



Tapi kalau kita klik CACHE, maka lain cerita, penampilan akun akan muncul dengan font huruf kecil.



link cache

https://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:8RVGr5CpJS8J:https://twitter.com/andiarief__/status/720521008029913088%3Flang%3Did+&cd=4&hl=id&ct=clnk&gl=id




Kesimpulan:
Akun yang mencuitkan teroris adalah peliharaan istana jelas nyata adalah cuitan dari Andi Arief



Ini tampilannya:





Dan ini link cachenya:

https://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:iVZIU-WW5FAJ:https://twitter.com/Zumpio/status/997072591490768896+&cd=4&hl=id&ct=clnk&gl=id



dan akun tersebut adalah milik Andi Arief sebagaimana semua bukti diatas. Walau sebenarnya cek user ID twitter saja sudah cukup.



nah tau kan sekarang?



Sebelumnya Faizal Assegaf  di akun Twitternya, @faizalassegaf geram dengan pernyataan Andi yang menyebut sumber pernyebab teroris itu dari lingkaran istana. Namun Andi tidak menyebut istana apa.


“Penyebab munculnya teroris ya cebong-cebong piaraan istana sebenarnya,” begitu tulis mantan staf khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu.



Pernyataan Andi di Twitter itu sudah dihapus. Namun Faizal di akun Twitternya, @faizalassegaf memamerkan pernyataan Andi itu dalam sebuah gambar hasil capture.





Faizal geram dengan pernyataan Andi itu, lantaran dia mengindikasikan istilah ‘cebong’ adalah pendukung Joko Widodo sejak pemilihan presiden 2014. Bahkan dia mengancam akan melaporkan ke polisi jika Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono tidak memecat Andi.



“Bung @andiarief__ knp cuitan anda fitnah rakyat (cebong) pendukung JKW adalah teroris peliharaan Istana, dihapus?”



“Pak @SBYudhoyono, saya beri waktu 3X24 jam agar yg bersangkutan ditindak tegas, dipecat. Jika tidak, Senin oknum tesebut akan kami sertakan dalam daftar aduan ke Polri.”



Begitu kicauan kata Faizal dalam satu kicauan, Kamis (17/5/2018). Di kicauan itu, Faizal melengkapi dengan bukti-bukti capture tweet Andi.



Sebelum kicauan Andi dihapus, Faizal sudah lebih dulu meminnta bukti jika ‘cebong istana’ yang disebutnya sebagai penyebab teroris marak saat ini. Jika tidak terbukti, maka akan menjadi boomerang negatif untuk SBY.



“Wah, pasti Anda sudah punya bukti-bukti yang kuat, tolong sebutkan salah satu nama dari cebong Istana, biar saya laporkan ke polisi. Kalau Anda tidak bisa buktikan, saya khawatir tuduhan Anda ini bisa dituding atas arahan pak @SBYudhoyono…?” kicau Faizal.

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *